Oleh: sipirprodeo | April 13, 2011

Lapas Palu Dibakar Napi, 4 Orang Tewas

LP Palu dibakar

Kericuhan di dalam Lembaga Pemasyarakat terjadi di Lapas kelas II A Probo, Palu Selatan terjadi sejak siang tadi. Akibat kericuhan tersebut, sejumlah ruangan dibakar para napi.

Kebakaran yang melanda Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Petobo Palu, Sulawesi Tengah, Senin sore, dilaporkan akibat ulah para napi yang mengamuk menyusul tewasnya rekan mereka belum lama ini.

Para narapidana yang menduga bahwa rekannya itu meninggal dunia karena disiksa oknum petugas Lapas, mengamuk dan membakar sejumlah bangunan di kompleks Lapas.

Pejabat Lapas Kelas II A Palu, Rahmanto, saat memberikan penjelasan kepada Kapolda Sulawesi Tengah yang meninjau lokasi, menuturkan bahwa meninggalnya seorang narapidana itu disebabkan oleh penyakit jantung.

Korban bernama Harmauji sempat pingsan di dalam tahanan. Petugas Lapas kemudian membawa korban ke rumah sakit. Beberapa saat kemudian, korban meninggal dunia.

Ratusan narapidana yang mengetahui kejadian itu mengamuk dan membakar sejumlah bangunan.Kebakaran itu terjadi sejak pukul 16.30 WITA.

Kapolda Dewa Parsana menyuruh Kapolres Palu untuk membantu pengamanan guna mengantisipasi kaburnya narapidana.

Lapas Kelas II A Palu ini dihuni sebanyak 369 narapidana. Puluhan penghuni Lapas terdengar berteriak minta dikeluarkan.

Empat orang dikabarkan tewas dalam kericuhan yang terjadi antara napi dengan petugas lapas. Mereka yakni Pian, Aco, Dirham, dan Anwar.

“Saat ini jenazah akan diautopsi untuk mengetahui apa penyebab kematiannya,” kata Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dewa Parsana saat ditemui di lapas, Palu, Senin (4/4/2011).

Dia menjelaskan, tiga di antaranya diduga tewas akibat timah panas. “Satu di antaranya diduga kena benda keras di kepala,” tuturnya.

Kondisi saat ini di lapas tersebut sudah dapat diatasi. Petugas telah dikerahkan dari Brimob Polda Sulteng, Perintis, Polres Palu, untuk mengendalikan situasi.

Begitulah, tugas di penjara penuh dengan resiko. namun media massa biasanya hanya mengungkap kejelekan petugas penjara saja tanpa memberitakan beban tugas dan resiko yang dihadapi sipir penjara..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: