Oleh: sipirprodeo | Maret 2, 2012

PENGADILAN SEORANG NENEK YANG MENCURI SINGKONG

Di ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. Namun seorang laki yang merupakan manajer dari PT yang memiliki perkebunan singkong tersebut tetap pada tuntutannya, dengan alasan agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim menghela nafas. dan berkata, “Maafkan saya, bu”, katanya sambil memandang nenek itu.

”Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. Saya mendenda anda Rp 1 juta dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU”.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam. Namun tiba-tiba hakim mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang Rp 1 juta ke topi toganya serta berkata kepada hadirin yang berada di ruang sidang.

‘Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini, sebesar Rp 50 ribu, karena menetap di kota ini, dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya.

“Saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”

sebelum palu diketuk nenek itu telah mendapatkan sumbangan uang sebanyak Rp 3,5 juta dan sebagian telah dibayarkan kepanitera pengadilan untuk membayar dendanya, setelah itu dia pulang dengan wajah penuh kebahagian dan haru dengan membawa sisa uang termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT yang menuntutnya.

Semoga di indonesia banyak hakim-hakim yang berhati mulia seperti ini.

Sumber: Polres Sidoarjo

( https://www.facebook.com/pmc.polres.sidoarjo ).

Oleh: sipirprodeo | Februari 7, 2012

Model Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Wanita Semaranghttp://www.scribd.com/embeds/50994672/content?start_page=1&view_mode=list&access_key=key-265d8tuhjlhmn372lzol(function() { var scribd = document.createElement(“script”); scribd.type = “text/javascript”; scribd.async = true; scribd.src = “http://www.scribd.com/javascripts/embed_code/inject.js”; var s = document.getElementsByTagName(“script”)[0]; s.parentNode.insertBefore(scribd, s); })();

Oleh: sipirprodeo | Agustus 26, 2011

CURHAT PERIHAL REMUNERASI

Bagi temen-temen PNS kemenkumham baik dari Pemasyarakatan dan Imigrasi yang telah menerima tunjangan kinerja alias Remunerasi, silahkan berbagi cerita disini. saya yakin cerita dari teman-teman semua sangat bermanfaat bagi yang lain terutama dalam hal perincian penerimaan remun, potongan-potongan yang ada, besarnya remun yang didapat dan info-info lain….

SILAHKAN TULIS DISINI CURHAT ANDA TENTANG REMUNERASI, BAIK YANG SUKA MAUPUN DUKANYA…

Kami tunggu…

langsung donlot gan..

https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=explorer&chrome=true&srcid=0B7YWX4R2fPelNWZhMTMyYzEtZDkzZi00NjM4LTgzYzAtYjQxODY5MWVjYTEx&hl=en_US

silahkan langsung donlot aja disini..

https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=explorer&chrome=true&srcid=0B7YWX4R2fPelZTE0YTUwYmMtMTEzOS00NDAwLTliNTMtNmIwOTgwMmNlOWRl&hl=en_US

Setelah lama di nantikan oleh keluarga besar Kemenkumham, akhirnya Prepres No. 40 tahun 2011 tanggal 12 Juli terbit juga…

PRESIDEN
REPUBUK INDONESIA
PERATURAN PRES1DEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 40 TAHUN2011

TENTANG
TUNJANGAN KINERJA
BAGI PEGAWAI DI LINGICUNGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN
HAK ASASI MANUSIA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAIIA ESA
Meniiubiing
Mcngingat
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

a. bahwa dcngan dilaksanakannya reformasi birokrasi, mnka dalam
upaya pcningkatan kinerja Pegawai di lingkungan Kcmenterian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, perlu dibcrikan tunjangan kinerja;
b. bahwa schubungan dcngan hal Icrscbul pada huruf a. dipandang
perlu mengatur tunjangan kinerja bagi pegawai di lingkungan
Kcmcntcrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Pcraturan
Presidcn;
1. Pasal 4 aval (1) Undang-Undang Dasar Ncgara Rcpublik Indonesia
Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 lenlang Pokok-Pokok
Kcpegawaian (Lcmbaran Ncgara Rcpublik Indonesia Tahun 1974
Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3041), sebagaimana teiah diubali dcngan Undang-Undang Nomor
43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999
Nomor 169, Tambahan Lembaran Ncgara Republik Indonesia
Nomor 3890);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tcntang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Rcpublik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Ncgara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor I Taliun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara (Lcmbaran Negara Rcpublik Indonesia Tahun 2004 Nomor
5, Tambahan Lcmbaran Negara Rcpublik Indonesia Nomor 4355);
5. Peraluran Pcmcrinlah Nomor 7 Taliun 1977 tentang Peraturan Gaji
Pegawai Ncgcri Sipii (Lcmbaran Negara Rcpublik Indonesia Tahun
1977 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Rcpublik Indonesia
Nomor 3098) sebagaimana tclah bebcrapa kali diubah, tcrakhir
dengan Peraltiran Pcmcrintah Nomor 11 Tahun 2011 (Lembaran
Negara Rcpublik Indonesia Tahun 2011 Nomor 24);
6. Peraturan Presiden Nomor 47 Taliun 2009 tentang Pembcntukan dan
Organisasi ICemcntcrian Negara;
7. Peraluran Presiden Nomor 24 Tahun 2010 lenlang Kcdudukan,
Tugas, dan Fungsi Kemenlerian Negara serta Susunan Organisasi,
Tugaa dan Fungsi Eselon I Kcmcnterian Negara sebagaimana tclah
diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010;

MEMUTUSKAN :
Menetapkitn : PERATURAN PRESIDEN TENTANG TUNJANGAN KINERJA
BAGI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN I1UKUM
DAN HAK ASASI MANUSIA.
Pasal 1
Dalam Peraturan Presiden Inl yang dimaksud dengan ;
I. Pegawai Negeri adalah Pegawai Ncgcri Sipii, Anggola Tcntara
Nasional Indonesia dan Anggola Kepolisian Negara Republik
Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8
Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepcgawaian sebagaimana
fckih diubah dengan Undang-Undaug Nomor 43 Tahun 1999.
2. PegawaiPegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia adalah Pegawai Negcri dan Pegawai lain yang
bertlasarkan Kcputusan Pejabat yang berwenang diangkal dalam
SUatU jabatan atau diUigaskan dan bckcrja secara pcmili pada
satuan organisasi di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia.

Pasal 2
Selain pcnghasilan yang bcrhak diterima scsuai cJcngan ketentuan
peraturan perilndang-undangan, kepada Pegawai di lingkungan
Kementerian llukum dan Hak Asasi Manusia diberikan tunjangan
kinerja setiap bulan.

Pasal 3
Tunjangan kinerja scbagaimana dimaksud dalam Pasal 2, adalah
scbagaimana tercantum pacla Lampiran Peraturan Presiden ini,

Pasnl 4
Bagi pegawai di lingkungan Kementerian llukum dan Hak Asasi
Manusia yaug pada saat Peraturan Presiden ini ditetapkan tcrjadi sclisih
penurunan penghasilan, akan diberikan lambahan tunjangan cebesar
selisili dari tunjangan yang seJama ini diterima dengan tunjangan
kinerja scbagaimana ditetapkan dalam Peraluran Presiden ini.

Pasal 5
(1) Tunjangan kinerja diberikan terhitung mulai bidan ianuiiri 2011.
(2) Tunjangan kinerja yang dibayarkan sebagaimana dimaksud pada
ayal (I), inempcrhilungkan tunjangan yaug sclama ini lelah
. diterima scjak Januari 2011 scbagai faktor pengurang.

Pasal 6
Pajak penghasilan atas lunjangan kinerja scbagaimana dimaksud dalam
Pasal 3, dibebankan kepada Anggaran Pcndapatan dan Uelanja Negara
pada tahun anggaran bersangkutan.

Pasal 7
(1) Tunjangan kinerja scbagaimana dimaksud daiam Pasal 3
Pcraluran Prcsiclcn ini tidak dibeiikan kepada :
a. Pcgawai di lingkungan Kcmenteiian Mukuni dan Mak Asasi
Manusia yang nyata-nyala tidak mempunyai lugas/jabalan/
pckcijaan (crlcntu pada KemeiHerian Mukum dan Hak Asasi
Maiuisia;
b. Pcgawai di lingkungan Keinentemm Hukum dan Mak Asasi
Manusia yang dibeihentikan untuk scmcnlara atau
dinonaklilkan;
c. Pcgawai di lingkungan Kemenlcrian Hukum dan Hak Asasi
Manusia yang dibeihentikan dengan Iioinial alau tidak dengan
normal;
d. Pcgawai di lingkungan Kementerian Mukum dan Mak Asasi
Manusia yang dipcrbanUikan/dipckerjakan pada liadan/lnstansi
lain di luar lingkungan Kemenlerian Hukum dan Mali” Asasi
Manusia;
c. Pegawai di lingkungan Kementerian Hukum dan Mak Asasi
Manusia yang diberikan cuti di luar tanggungan negara atau
dalam bebas tugas untuk menjalani masa persiapan pensiun;
f. Pcgawai di lingkungan Kemcntcnan Hukum dan Hak Asasi
Manusia yang tidak mencapai target kinerja yang ditetapkan
olch Pimpimui Instansi.

(2) Kclcnluan mcugcmii Pcgawai di lingkungan Kcmcntcrian llukum
dan Hak Asasi Manusia yang lidak diberikan tunjangan kincrja
sebagaimana dimaksud pada ayal (1), diatur lcbili lanjul dcngan
Peraturan Mcnlcri Mukum dan Hak Asasi Manusia.

Piisal 8
KeteiUuan teknis pelaksanaan Peraturan Presiden ini diatur lebih lanjut
olch Mcnlcri Hukum dmi llak Asasi Manusia, Mcntcri ICcuangan,
dan/atau Mcnleri Penclayagunaan Aparalur Ncgara dan Rdbrmasi
Birokrasi, baik secara bcrsama-sama maupun sendiri-sendiri menurut
bidang (ugasnya masing-masing.

Pasal l)
Dcngan berlakunya Pcraluran Presiden ini. maka :
a. Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2006 tentang Tunjangan
Risiko Bahaya Kcsclamalan dan Kesciiatan Dalam Penyclcnggaraan
Pemasyarakatan Bagi Pcgawai Ncgeri Sipil Yang Diangkal Scbagai
Pctugas Pemasyafakalan;
b. ICetcnluan-kctenluan yang mengalur incngeiKii tunjangan-dinjangan
lain yaitu :
1) Inscnlif khusus pada unit kcrja di lingkungan Dircktoral Jcnderal
Peraturan PerundangHiiulangan Kcmenterian Hukum dan Hak
Asasi Manusia;
2) Imbalan Jasa Pcnerimaan Ncgara Bukan Pajak pada unit kcrja di
lingkungan Direktorat Jcnderal Imigrasi, Direklorat Jcnderal
Adminislrasi Hukum Uimim. clan Direktorat Jcnderal Hak
Kekayaan Intclektual Kcmenlerian Hukum dan Hak Asasi
Manusin;
dicabut dan dinyaldkan lidak bcrlaku,

Pasal 10
Pcraturnn Prcsicicn ini mulai bcrhiku pads Uinggal ditcUipkan,
Ditclapkan di Jakarta
padatanggal 12 Juli 2011

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Salinan sesuai dengan aslinya
DeputtBldang Polltik, Hukum,
Jan Kemanan,

‘4’Simbolon

Beberapa hal penting yang dijelaskan dalam perpres tersebut:

  • Tunjangan Kinerja diberikan terhitung mulai 1 Januari 2011
  • Pajak penghasian dibebankan kepada APBN TA yang bersangkutan, artinya tunjangan yang diterima bersih sesuai yang ada di tabel.
  • Ketentuan pegawai yang tidak berhak menerima tunjangan kinerja diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri Hukum dan HAM
  • Tunjangan resiko dihapuskan dengan pencabutan PP No 88 tahun 2006
  • Insentif khusus pada unit kerja di lingkungan Ditjen Peraturan Perundang-undangan dihapus
  • Imbalan jasa PNBP di lingkungan Imigrasi, Adm Hukum Umum, dan Ditjen HKI dinyatakan tidak berlaku.

Tabel Remunerasi Kementerian Hukum dan HAM dapat dilihat di bawah ini:

No Kelas Jabatan Tunjangan Kinerja (Rp)
1 17 19.360.000
2 16 14.131.000
3 15 10.315.000
4 14 7.529.000
5 13 6.023.000
6 12 4.819.000
7 11 3.855.000
8 10 3.352.000
9 9 2.915.000
10 8 2.535.000
11 7 2.304.000
12 6 2.095.000
13 5 1.904.000
14 4 1.814.000
15 3 1.727.000
16 2 1.645.000
17 1

Download Perpres No 40 Tahun 2011  di sini

Tunjangan kinerja Kemenkumham tidak jauh beda dengan yang di dapat kejaksaan. lihat tabel remun kejaksaan di bawah ini :

No Kelas Jabatan Tunjangan Kinerja (Rp)
1 18 25.739.000
2 17 19.360.000
3 16 14.131.000
4 15 10.315.000
5 14 7.529.000
6 13 6.023.000
7 12 4.819.000
8 11 3.855.000
9 10 3.352.000
10 9 2.915.000
11 8 2.535.000
12 7 2.304.000
13 6 2.095.000
14 5 1.904.000
15 4 1.814.000
16 3 1.727.000
17 2 1.645.000
18 1  
Oleh: sipirprodeo | Juni 28, 2011

TABEL REMUNERASI KEMENKUMHAM DAN GRADE TIAP JOBNYA

Oleh: sipirprodeo | Mei 23, 2011

Tabel Remunerasi Kemenkumham

Fakta
Anggaran remunerasi selama 13 bulan: Rp 1,078 Trilyun
Jumlah Pegawai : 43.763

Asumsi
Dokumen/edaran tidak resmi (karena belum ada Perpres) yang penulis dapatkan, tabel remunerasi Kemekumham ada 17 grade. Namun besaran yang tertera jauh melebihi dari anggaran yang disediakan.
Sebagai Benchmarking tunjangan kinerja yang digunakan adalah Kementerian yang telah mendapatkan tunjangan kinerja antara lain Bappenas, Kemenko Perekonomian dan BPKP (seperti yang dikatakan Menkeu Agus Marto).
Perbedaan besaran tunjangan kinerja antara grading 18 dengan  grade hanya pada grade pertama saja, lainnya sama. Dengan jumlah 17 grading berarti perbandingan yang diambil adalah Kemenko Perekonomian.

Berdasarkan Fakta dan Asumsi tersebut, besaran yang diterima pegawai Kemenhumkam dapat diketahui.

Berikut perkiraan Tabel Remunerasi Kementerian Hukum dan Ham:

No Grade Jml Pegawai Besaran (Rp) Jml per Bulan Anggaran 13 Bulan
1 17 2 22.264.000 44.528.000 578.864.000
2 16 6 14.131.000 84.786.000 1.102.218.000
3 15 8 10.315.000 82.520.000 1.072.760.000
4 14 52 7.529.000 391.508.000 5.089.604.000
5 13 37 6.023.000 222.851.000 2.897.063.000
6 12 174 4.819.000 838.506.000 10.900.578.000
7 11 175 3.855.000 674.625.000 8.770.125.000
8 10 819 3.352.000 2.745.288.000 35.688.744.000
9 9 145 2.915.000 422.675.000 5.494.775.000
10 8 1145 2.535.000 2.902.575.000 37.733.475.000
11 7 2447 2.304.000 5.637.888.000 73.292.544.000
12 6 3704 2.095.000 7.759.880.000 100.878.440.000
13 5 194 1.905.000 369.570.000 4.804.410.000
14 4 8362 1.814.000 15.168.668.000 197.192.684.000
15 3 25180 1.727.000 43.485.860.000 565.316.180.000
16 2 1313 1.645.000 2.159.885.000 28.078.505.000
17 1 - 1.563.000 - -
Total 43763 - 82.991.613.000 1.078.890.969.000

Dilihat tabel diatas dapat dilihat data jumlah pegawai (43.763) dan jumlah anggaran 13 bulan yang disediakan (Rp 1,078 T) tidak berbeda dengan fakta. Jadi sebesar itulah kira- kira remunerasi yang akan diterima pegawai Kemenkumham tiap grade.

DPR sudah memberi persetujuan penggunaan anggaran untuk pemberian remunerasi di Kejaksaan Agung dan Kementerian Hukum dan HAM pada 2011 sebesar Rp 1,688 triliun. Kejaksaan sebesar Rp 609,5 miliar dan Kemkumham sebesar Rp 1,078 triliun.

Persetujuan itu diberikan pada Rapat Badan Anggaran DPR bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Menkum dan HAM Patrialis Akbar di Gedung DPR, Rabu (18/5). Menurut Menkeu Agus Martowardojo, pemerintah menetapkan prinsip-prinsip dalam pemberian remunerasi.

“Menggunakan prinsip kesetaraan take home pay bagi kementerian/lembaga yang sudah reform,” kata Agus.

Dia mengatakan, benchmarking tunjangan kinerja yang digunakan adalah kementerian yang telah mendapat tunjangan kinerja, antara lain Bappenas, Kemenko Perekonomian, dan BPKP. “Tunjangan kinerja pada pegawai Kejaksaan dan Kementerian Hukum dan HAM diberikan terhitung mulai 1 Januari 2011,” kata Agus.

Tunjangan yang telah dibayarkan sejak 1 Januari 2011 namun dicabut atau tidak diberlakukan lagi akan diperhitungkan sebagai faktor penunjang. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Badan Anggaran DPR Melkias Markus Mekeng, Agus mengatakan, tunjangan fungsional pada Kejaksaan tetap diberlakukan.

Tunjangan yang dimaksud Agus adalah Tunjangan Fungsional Jaksa, Tunjangan Fungsional Pengamanan Persandian, dan Tunjangan Jabatan Fungsional Widyaiswara. Sementara, tunjangan yang tetap diberlakukan di Kemkum dan HAM adalah tunjangan fungsional pemasyarakatan, tunjangan jabatan fungsional, tunjangan fungsional khusus penyidik PNS.

Sedangkan, tunjangan yang dicabut di antaranya insentif khusus pada Ditjen Peraturan Perundang-undangan dan tunjangan kompensasi di Ditjen Pemasyarakatan. Jumlah pegawai di Kejaksaan yang mendapat remunerasi sebanyak 21.515 orang dan Kemkumham sebanyak 43.763 orang. Total pegawai yang mendapat remunerasi sebanyak 65.278 orang. Remunerasi yang telah dialokasikan sebanyak Rp 159,02 miliar di Kemkumham, sehingga kekurangannya Rp 1,529 triliun.

Catatan:
Baru disetujui 70 persen
Diberikan terhitung mulai 1 Januari 2011
Grading: 18 job grade
Oleh: sipirprodeo | April 13, 2011

Lapas Palu Dibakar Napi, 4 Orang Tewas

LP Palu dibakar

Kericuhan di dalam Lembaga Pemasyarakat terjadi di Lapas kelas II A Probo, Palu Selatan terjadi sejak siang tadi. Akibat kericuhan tersebut, sejumlah ruangan dibakar para napi.

Kebakaran yang melanda Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Petobo Palu, Sulawesi Tengah, Senin sore, dilaporkan akibat ulah para napi yang mengamuk menyusul tewasnya rekan mereka belum lama ini. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.